Kepolisian Daerah Jawa Barat melalui Pos Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan penanganan dan identifikasi korban bencana longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa hingga Senin, 26 Januari, pukul 18.00 WIB, jumlah kantong jenazah yang diterima di Pos DVI mencapai 39 kantong.
“Dari total 39 kantong tersebut, 14 kantong merupakan temuan terbaru hari ini yang berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas. Proses evakuasi dari lokasi atas dinyatakan selesai sekitar pukul 17.30 WIB, sehingga seluruh jenazah saat ini telah tersalurkan ke Pos DVI, ” ujar Kombes Pol Hendra.
Dari 14 kantong jenazah yang diterima hari ini, lanjutnya, terdapat 13 jenazah dalam kondisi utuh dan 1 kantong berisi bagian tubuh (part body). Tim DVI hingga saat ini masih melanjutkan proses post-mortem dan ante-mortem guna memastikan identitas para korban.
“Untuk perkembangan identifikasi, sampai dengan sore ini 20 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih dalam proses, ” jelasnya.
Pada hari yang sama, tim DVI juga telah melaksanakan serah terima jenazah kepada pihak keluarga. Salah satu jenazah yang diserahkan adalah saudari Dini, yang sebelumnya telah dilakukan proses pemulasaraan sesuai dengan ketentuan, mulai dari dimandikan, dikafani, hingga disalatkan.
“Kami telah menyerahkan jenazah saudari Dini kepada pihak keluarga. Almarhumah merupakan adik kandung dari saudari Rosa. Dari keterangan keluarga, terdapat empat korban yang berasal dari satu keluarga, ” tambahnya.
Polda Jawa Barat memastikan bahwa seluruh proses penanganan korban dilakukan secara profesional, humanis, dan penuh kehati-hatian, serta berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga seluruh korban teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Dikeluarkan oleh Bidhumas
Bandung, 26 Januari 2026

Ciamis